Padang, fakta hukum nasional – Dominasi Kota Padang mewarnai persaingan cabang olahraga binaraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Tampil konsisten sepanjang pertandingan, kontingen Kota Padang berhasil menyabet gelar juara umum.
Berdasarkan daftar perolehan medali Porprov XVI Sumbar yang dirilis panitia pelaksana, Senin (5/10), Kota Padang kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 4 medali emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan dominasi Kota Bingkuang. Dari total 11 medali emas yang diperebutkan, hampir separuh berhasil dibawa pulang atlet-atlet Kota Padang.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Raju Mindrofa mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Kota Padang di ajang Porprov XVI Sumbar. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras atlet, pelatih, serta pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Selamat dan apresiasi kepada seluruh atlet binaraga Kota Padang yang telah berjuang dan memberikan prestasi terbaik. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Padang," ujar Raju.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pengprov Persatuan Binaraga dan Fitness Indonesia (PBFI) Sumatera Barat yang dinilai telah berperan dalam pembinaan dan pengembangan olahraga binaraga di daerah.
Menurut Raju, prestasi di Porprov tidak boleh berhenti sebagai pencapaian sesaat. Para atlet berprestasi perlu terus dibina agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun lebih tinggi.
"Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Pembinaan harus dilakukan secara konsisten sehingga atlet-atlet Sumbar, khususnya dari Kota Padang, mampu berbicara di tingkat nasional," katanya.
Kejutan datang dari Kota Sawahlunto yang finis di posisi kedua. Kota yang dikenal sebagai daerah tambang itu mampu tampil impresif dengan mengoleksi 2 emas, 2 perak, dan 3 perunggu.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati Solok Selatan dengan raihan 2 emas dan 1 perunggu.
Persaingan di papan tengah juga berlangsung ketat. Kota Solok berada di peringkat keempat dengan 1 emas dan 3 perak. Sedangkan Pasaman Barat dan Padang Panjang menempati posisi kelima dengan perolehan yang sama, yakni 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Adapun Bukittinggi membawa pulang 1 medali perak, sedangkan Payakumbuh mengoleksi 1 perunggu.
Secara keseluruhan, sebanyak 33 medali yang terdiri dari 11 emas, 11 perak, dan 11 perunggu tuntas diperebutkan dalam pertandingan binaraga yang berlangsung di Sport Hall GOR Pangilun, Padang.
Panitia Pelaksana Cabor Binaraga BM Satria Dwi Putra mengatakan, para atlet yang mampu meraih prestasi pada Porprov XVI Sumbar akan masuk radar Pengprov PBFI Sumbar.
Tidak hanya itu, atlet-atlet berprestasi tersebut juga diproyeksikan tampil pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Binaraga yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
"Atlet berprestasi di Porprov ini rencana akan kita berangkatkan di Kejurnas, yang merupakan ajang wajib diikuti Pengprov PBFI. Jika tidak ikut, maka kita tidak bisa bertanding di Babak Kualifikasi (BK) PON," pungkasnya. (rel)


