-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Melawan Petugas, DPO Pelaku Pembunuhan Akhirnya Ditembak Mati KENDAL - Polisi melakukan tindakan terarah dan terukur kepada DPO pelaku pembunuhan yang mencoba melawan petugas saat diminta menunjukan barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menusuk korban. Tersangka Ipung Heri Laksono yang ditangkap di Demak terpaksa dilumpuhkan petugas Selasa (19/4/2022) dini hari di wilayah Kebongembong Pageruyung. Saat ditangkap tersangka sempat merampas senjata api milik anggota Reskrim Polres Kendal dan sempat menembakan satu peluru sehingga petugas akhirnya bertindak tegas menembak Ipung. Kapolres Kendal AKBP Yuniar Ariefianto membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan, DPO kasus pembunuhan ini sebelumnya diamankan jajaran Polsek Wonosalam Demak Senin 18 April 2022 sore. "Jadi tersangka sebelumnya diamankan jajaran Polsek Wonosalam Demak setelah menerima laporan ada orang dengan ciri-ciri pelaku pembunuhan yang DPO Polres Kendal. Tersangka Ipung Heri Laksono kemudian ditangkap dan sempat berontak," katanya. Hasil interogasi pelaku dibawa ke lokasi tempat menyimpan senjata tajam di Desa Kebongembong Kecamatan Pageruyung Kendal. Pada saat tiba di lokasi pelaku melakukan perlawanan dan berusaha merebut senjata petugas. Sehingga petugas memberikan tindakan tegas yang mengakibatkan pelaku meninggal dunia. Petugas kemudian membawa jenasah pelaku pembunuhan ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk di visum. Kapolres menambahkan, tersangka usai melakukan pembunuhan terhadap kerabatnya sendiri ini kabur menggunakan sepeda motor korban. Tersangka kerap berpindah-pindah lokasi persembunyian, hingga membuat warga resah dengan keberadaan tersangka yang belum ditangkap karena masih membawa senjata tajam. Sementara Heru anak korban berterima kasih kepada petugas Polres Kendal yang akhirnya berhasil menangkap pelaku yang sudah menghilangkan nyawa ibunya dan melukai adiknya. "Saya berterima kasih pelaku pembunuhan ibu saya ditangkap karena selama ini meresahkan warga," ujarnya. Tersangka Ipung Heri Laksono melakukan aksi pembunuhan dan penganiayaan berat terhadap kerabatnya sendiri Minggu 20 Maret 2022 silam. Diketahui pelaku membunuh korban Siti Romyanah (58) dengan cara ditusuk menggunakan senjata tajam di tubuhnya dan Nala Isne Setia Aramanta (17) terluka parah hingga dilarikan ke RSUP Kariadi untuk mendapatkan perawatan. (*)

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Selasa, 19 April 2022, April 19, 2022 WIB Last Updated 2022-04-19T07:45:51Z
    banner 719x885

    Pekalongan, FHN - Menjelang lebaran, kejahatan jalanan diperkirakan akan meningkat. Mulai dari pemalakan, penjambretan atau pencopetan di tempat-tempat keramaian seperti dipusat perbelanjaan baik pasar tradisional maupun modern. 


    Untuk itu, Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasubsi PIDM Sihumas Ipda A Tamerin, S.H., mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap aksi kejahatan jalanan tersebut. 


    Tak dipungkiri, kejahatan jalanan bisa terjadi karena kebutuhan masyarakat menjelang hari raya meningkat. Sehingga, bukan tidak mungkin jika banyak pelaku kriminal memanfaatkan situasi tersebut.


    “Kami telah berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan yang akan merayakan lebaran. Termasuk, para pemudik yang memasuki wilayah Kabupaten Pekalongan, kata Ipda Tamerin, Selasa (19/4/2022).


    Ipda Tamerin mengatakan, untuk mengantisipasi adanya aksi kejahatan di pusat perbelanjaan maupun keramaian masyarakat, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli rutin untuk mendeteksi dan mencegah aksi kejahatan yang dilakukan para pelaku kriminal. 


    Untuk itu pihaknya mengimbau kepada warga yang hendak berbelanja ataupun bepergian agar tidak menjadi sasaran atau korban pelaku kejahatan, sebaiknya tidak menggunakan perhiasan yang mencolok, membawa uang sesuai kebutuhan, menyimpan barang beharga di tempat yang aman atau disembunyikan, tidak membeli atau membawa barang berlebih dan tentunya harus waspada, imbau Ipda Tamerin. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini