-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    SIMAK EDISI 2.! DPC Projo Kabupaten Solok, Minta PPK dan Kastker Menindaklanjuti Keluhan Masyarakat

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Rabu, 22 Februari 2023, Februari 22, 2023 WIB Last Updated 2023-02-22T16:52:49Z
    banner 719x885

    Edi Yosepson, Ketua DPC Projo Kabupaten Solok salam komando dengan Bapak Presiden Jokowi Ketua Dewan Pembina Projo.

    Solok fhn com Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Solok, Propinsi Sumatera Barat, Edi Yosepson mengatakan, ke khawatiran masyarakat terhadap mutu dan kualitas pekerjaan pembangunan sarana/prasarana pengendalian banjir Batang Lembang di Kabupaten Solok cukup beralasan. 

    Dimana, pembangunan itu dilaksanakan ditujukan untuk mengantisipasi banjir yang terjadi selama ini di kawasan Batang Lembang. Sementara, pelaksanaan pekerjaan pembangunan sarana/prasarana pengendalian banjir Batang Lembang di Kabupaten Solok, saat ini telah melewati batas waktu kontrak alias terlambat.
    Bagian atas lining retak -retak dan pekerja gunakan sekop sebagai alat takar pasir yang dimasukan kedalam molen 


    "Pada sisi lain nya, kondisi fisik sarana dan prasarana yang dibangun telah retak - retak. Kondisi dilapangan tersebut lah mengundang perhatian dan ke khawatiran masyarakat yang tinggal dikawasan Batang Lembang" Kata Edi Yosepson kepada tim faktahukum, Rabu (22/2/2023).
    Dikatakan Edi, pihak PPK maupun Kastker harus menyikapi kondisi dilapangan tersebut, jangan sampai cacat fisik yang dikeluhkan masyarakat ini menimbulkan dampak dikemudian hari. 
    "Jangan roboh dulu baru ditindaklanjuti" kata Edi.

    PPK dan Kasatker perlu mengkaji ulang apa penyebab retakan terjadi pada lining sungai yang telah dibangun tersebut. Menurut informasi yang diterima dari masyarakat ada indikasi mengejar sisa waktu yang tinggal sehingga dilapangan pekerjaan dilakukan terburu - buru alias kurang memperhatikan aspek teknis yang dianjurkan.

    "Buktinya terpantau dimana pekerjaan asal cepat saja sehingga pekerja memasukan pasir pakai sekop kedalam mesin molen. Jadi terlihat ganjil, sekop juga dijadikan alat takar dalam pekerjaan ini" ujarnya. Sebagai ormas yang berada di garis rakyat, Projo setia menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Dan sesuai juga dengan pesan yang disampaikan bapak Presiden Jokowi selaku Ketua Dewan Pembina Projo, Projo tidak boleh tidur kawal dan awasi pembangunan yang dibiayai melalui dana APBD maupun APBN didaerahnya. 

    "Jadi kami selaku ormas Projo selalu terpanggil menerima setiap keluhan masyarakat. Dan kami akan kawal pembangunan ini, dan meneruskan setiap kesalahan yang ada didaerah pada pimpinan kami di pusat"pungkasnya.

    Menyangkut hal diatas, sebelumnya, Yusma Elfita, ST. M.SC SNVT PJSA WS IAKR Propinsi Sumbar, BWSS V Padang mengakui yang diinformasikan tersebut telah menjadi perhatiannya. "Kami akan cek kelapangan lokasi pekerjaan, jika ada yang rusak akan kami suruh kontraktor memperbaiki"kata Yusma Elfita. Seperti apa perkembangan informasi dilapangan, tunggu liputan nya !. YM/RN

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NamaLabel

    +