Padang, fakta hukum nasional – Sekretaris Komisi IV DPRD Sumatera Barat H. Verry Mulyadi S.H menggelar silaturahmi dengan masyarakat se-Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (14/3).
Kegiatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pengusahaan Air Tanah.
Dalam pertemuan itu, Verry yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar sekaligus Ketua DPC Gerindra Kota Padang, menjelaskan pentingnya pengaturan pemanfaatan air tanah agar digunakan secara bijak dan berkelanjutan.
Menurutnya, regulasi tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum bagi para pemanfaat air tanah sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat.
“Perda ini mengatur bagaimana air tanah dimanfaatkan secara bijak, tidak berlebihan, dan tetap menjaga kelestariannya,” ujar Verry di hadapan warga.
Selain menyampaikan sosialisasi perda, politisi yang juga Alumni STM 1 Padang itu mengungkapkan rencananya untuk menitipkan pokok-pokok pikiran (pokir) guna mendukung pembangunan instalasi air bersih bagi masyarakat.
Ia juga menyoroti sumber air di kawasan Padayo, Kelurahan Indarung, yang direncanakan akan diperbaiki agar dapat dimanfaatkan lebih maksimal oleh warga.
“Untuk di Padayo, kita akan berupaya memperbaiki sumber airnya sehingga nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat secara lebih luas,” katanya.
Tak hanya itu, Verry juga mendorong masyarakat Lubuk Kilangan untuk memanfaatkan potensi wilayah sebagai kawasan agrowisata. Salah satunya dengan mengembangkan budidaya durian yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi.
“Kalau masyarakat bisa berinovasi, misalnya dengan menanam durian secara serius, ini bisa menjadi potensi agrowisata sekaligus meningkatkan ekonomi warga,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat membentuk kelompok tani agar pengelolaan potensi pertanian dapat dilakukan secara lebih terarah.
“RT dan RW bisa menjadi penggerak. Dengan kelompok tani, program pemberdayaan masyarakat akan lebih mudah dijalankan,” katanya.
Warga Kelurahan Batu Gadang yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik sosialisasi yang dilakukan. Mereka menilai kegiatan tersebut memberi pemahaman baru terkait pengelolaan air tanah sekaligus peluang pengembangan ekonomi masyarakat.
Kegiatan itu juga dihadiri Camat Lubuk Kilangan, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh masyarakat, serta ditutup dengan foto bersama dan buka puasa bersama.(hen)


