Padang, fakta hukum nasional– Penerbangan IU 905 rute Padang (PDG) menuju Jakarta (CGK) mengalami keterlambatan hingga semalaman pada Minggu (29/3/2026) akibat kendala operasional kru.
Branch Communication & CSR Department Head, Feni Lindriany, mengatakan penundaan dilakukan setelah maskapai menemukan adanya kendala pada aspek operasional kru (Operational Crew RHM) yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
“Penundaan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan dan kelayakan operasional penerbangan terpenuhi. Keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar Feni dalam keterangannya, Senin (30/3/2026).
Ia menjelaskan, penerbangan semula dijadwalkan berangkat pada pukul 19.40 WIB. Namun, jadwal keberangkatan sempat diundur menjadi pukul 21.00 WIB sebelum akhirnya kembali ditunda setelah dilakukan evaluasi operasional lanjutan.
Menurut Feni, maskapai kemudian menjadwalkan ulang penerbangan pada Senin pagi pukul 07.00 WIB.
“Penerbangan akhirnya diberangkatkan pada pukul 07.42 WIB,” katanya.
Selama masa keterlambatan, pihak maskapai bersama petugas bandara memberikan informasi secara berkala kepada penumpang, baik melalui layanan di konter check-in maupun pengumuman di ruang tunggu.
Selain itu, maskapai juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Sebagai bentuk tanggung jawab, maskapai memberikan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku, berupa snack box, uang tunai sebesar Rp300.000 per penumpang, serta uang inap sebesar Rp300.000 per penumpang.
Feni menambahkan, seluruh penumpang yang berjumlah 178 orang—terdiri dari 173 penumpang dewasa, 4 anak-anak, dan 1 bayi—telah diberangkatkan menuju Jakarta.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” ujar Feni.(rel)


