-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    REPRO Sumbar Soroti Kinerja BPJN Wilayah 1, Jalan Rusak Picu Kecelakaan di Solok–Bukittinggi Meski Sudah Ada Instruksi Menteri PU

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Senin, 09 Maret 2026, Maret 09, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T17:54:13Z
    banner 719x885


    Roni ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat 


    Sumbar, Fakta Hukum Nasional _ Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, Roni, menyoroti keras kinerja Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Wilayah 1, khususnya Kepala Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1/1 yang dinilai tidak mengindahkan instruksi pemerintah pusat terkait penanganan jalan nasional.


    DPW REPRO Sumbar menilai kelalaian tersebut berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan. Mereka meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera mengambil tindakan tegas terhadap pejabat yang dianggap tidak menjalankan tugas secara maksimal.



    “Kami meminta Kementerian PU menegur bahkan mengevaluasi Kepala Satker Wilayah 1 serta PPK yang lalai dalam memperhatikan kondisi jalan nasional di Sumatera Barat,” tegas Roni dalam keterangannya.


    Sorotan ini muncul setelah Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, pada Maret 2026 secara tegas menginstruksikan agar seluruh jalan nasional di Sumatera Barat berada dalam kondisi mantap dan bebas lubang (zero pothole) sebelum arus mudik Lebaran 2026.


    Instruksi tersebut ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan pelaksana teknis di daerah, termasuk Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, agar mempercepat perbaikan jalan demi keselamatan masyarakat.


    Namun di lapangan, kondisi jalan masih memprihatinkan.


    Baru beberapa hari setelah instruksi tersebut disampaikan, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Lintas Solok–Bukittinggi, tepatnya di kawasan Tanjung Bingkung.


    Diduga kuat kecelakaan dipicu kondisi badan jalan yang meninggi dan tidak rata akibat gundukan aspal. Saat melintasi bagian jalan tersebut, motor yang dikendarai Ija kehilangan keseimbangan dan oleng hingga menyerempet kendaraan Nasrul. Kedua pengendara akhirnya terjatuh di badan jalan.


    Insiden ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi sejumlah ruas jalan nasional di Sumatera Barat yang dinilai belum mendapat penanganan maksimal.


    DPW REPRO Sumbar menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama, terlebih menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi akan meningkatkan volume kendaraan secara signifikan.


    “Jika instruksi menteri sudah jelas, maka pelaksana di lapangan harus bergerak cepat. Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat kelalaian,” tegas Roni.


    REPRO Sumbar berharap Kementerian PU segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pejabat terkait di BPJN Sumbar Wilayah 1 agar kondisi jalan nasional benar-benar aman bagi masyarakat.(Red/tim08)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini