Padang, fakta hukum nasional— Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Sumatera Barat menunjukkan komitmen dan kepedulian tinggi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang di Ranah Minang.
Ketua IA-ITB Sumbar Andri Satria, didampingi Sekretaris Aulia Persada, mengatakan sejak bencana melanda, pengurus langsung bergerak menghimpun serta menyalurkan bantuan guna meringankan beban warga terdampak.
“Bantuan yang disalurkan meliputi pembagian sembako, pemasangan ultrafilter, peralatan sekolah, hingga pengerahan alat berat di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang,” ujar Andri.
Ia menjelaskan, seluruh bantuan tersebut berasal dari sumbangan alumni ITB serta dukungan berbagai pihak lain yang tidak bersifat mengikat.
Aulia Persada menambahkan, penyaluran bantuan telah dilakukan sejak 1 Desember 2025 dan masih berlanjut hingga kini. Pada tahap awal, bantuan difokuskan pada penanganan tanggap darurat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.
Pada 2 Desember 2025, IA-ITB Sumbar menyalurkan bantuan bagi korban bencana di Palembayan, Kabupaten Agam, berupa sembako, hygiene kit, dan pakaian dalam, bekerja sama dengan Universitas Andalas. Keesokan harinya, bantuan sembako kembali disalurkan kepada warga terdampak di wilayah yang sama.
Selain itu, pengurus juga membagikan selimut ke posko pengungsian di Kantor Lurah Silaiang Bawah, Kota Padang Panjang. “Selimut tersebut sangat membantu warga yang mengungsi,” kata Aulia.
Pada 7 Desember 2025, bantuan berupa velbed (tempat tidur darurat), tikar alas tidur, serta water filter disalurkan ke posko pengungsian di Guo, Kota Padang. Selanjutnya, pada 9 Desember, IA-ITB Sumbar bekerja sama dengan Rumah Sakit Ahmad Mukhtar Bukittinggi menyalurkan bantuan peralatan sanitasi, pembalut, dan sembako ke wilayah Bukittinggi.
Penyaluran bantuan juga dilakukan pada 11 Desember 2025 di dua lokasi. Di Singkarak, Kabupaten Agam, bantuan berupa sembako, peralatan sanitasi, serta satu unit ultrafilter diserahkan bekerja sama dengan KORSA Foundation. Sementara itu, di SD Bustanul Ulum, Batubusuk, Kota Padang, disalurkan bantuan peralatan sekolah, peralatan sanitasi, dan makanan ringan bekerja sama dengan SPRunners.
Kemudian, pada 14 Desember 2025, bantuan lanjutan berupa seragam sekolah, peralatan sanitasi, makanan ringan, dan obat-obatan disalurkan ke MIN dan SMP terdampak di Jorong Toboh Malalak, Kabupaten Padang Pariaman.
Tak hanya bantuan logistik, IA-ITB Sumbar juga membantu pemulihan infrastruktur. Pada 16 Desember 2025, pengurus menyewa alat berat untuk membuka akses jalan warga terdampak di Guo, Kota Padang. Upaya serupa kembali dilakukan pada 30 Desember 2025 untuk perbaikan daerah aliran sungai serta jalan pertanian di kawasan tersebut.
“Terbaru, kami kembali menyalurkan bantuan berupa sembako, peralatan sanitasi, serta dua unit ultrafilter dari Paragon, bekerja sama dengan KORSA Foundation, untuk warga terdampak di Singkarak, Kabupaten Agam,” ujar Aulia.
Ia menegaskan, IA-ITB Sumbar berkomitmen terus hadir membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana di Ranah Minang.(hen)


