Padang, fakta hukum nasional – PT Pegadaian (Persero) Area Padang, Sumatera Barat, mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Outstanding loan (OSL) perusahaan tumbuh 47 persen atau meningkat sekitar Rp399 miliar.
Deputi Bisnis Pegadaian Area Padang Heru Susanto mengatakan, pertumbuhan tersebut turut mendorong peningkatan laba perusahaan sebesar 30 persen atau bertambah Rp30,9 miliar pada 2025.
“Hal ini tidak lepas dari transaksi nasabah setia Pegadaian serta nasabah baru yang terus bertumbuh. Pegadaian tidak hanya menjadi solusi kebutuhan dana darurat, tetapi juga menjadi lembaga resmi bagi masyarakat untuk berinvestasi emas,” kata Heru, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, jumlah nasabah baru Pegadaian Area Padang sepanjang 2025 meningkat 43 persen. Peningkatan itu didorong oleh semakin tingginya transaksi nasabah di outlet Pegadaian maupun melalui kanal non-outlet seperti agen Pegadaian dan kerja sama business to business (B2B) dengan berbagai mitra.
Selain itu, pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi Tring by Pegadaian juga berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan. Pengguna aplikasi tersebut didominasi ibu rumah tangga, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta karyawan.
Menurut Heru, produk yang paling banyak ditransaksikan secara digital adalah Tabungan Emas Pegadaian.
“Sepanjang 2025 terdapat sekitar 74.000 pengguna aplikasi Tring by Pegadaian dengan total frekuensi transaksi mencapai 435.000 kali,” ujarnya.
Wilayah kerja Pegadaian Area Padang mencakup Sumatera Barat dan Kerinci dengan tujuh cabang, yakni empat cabang di Kota Padang, satu cabang di Bukittinggi, satu di Solok, dan satu di Sungai Penuh. Dari jumlah tersebut, kontribusi nasabah terbesar berasal dari Kota Padang.
Heru menambahkan, berbagai program promosi yang diluncurkan sepanjang 2025 turut mendorong pertumbuhan kinerja perusahaan. Salah satu yang paling diminati masyarakat adalah promo diskon cicil emas.
Menurutnya, kenaikan harga emas yang signifikan membuat masyarakat semakin tertarik berinvestasi melalui layanan cicil emas Pegadaian.
Layanan tersebut menyediakan pilihan emas mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram dengan uang muka 15 persen dan tenor cicilan mulai tiga bulan hingga 36 bulan.
Selain itu, Pegadaian juga terus memperluas kerja sama B2B serta meningkatkan program inklusi keuangan, khususnya bagi generasi muda. Program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) juga terus dijalankan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat.
Heru mengakui, bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat pada November 2025 sempat berdampak pada kelancaran pembayaran angsuran sejumlah nasabah.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Pegadaian memberikan bantuan kepada pemerintah dan masyarakat serta memberikan keringanan bagi nasabah berupa penundaan pembayaran angsuran selama tiga bulan.
Dengan capaian kinerja positif tersebut, Pegadaian Area Padang menargetkan peningkatan kinerja pada 2026 melalui berbagai strategi bisnis yang telah disiapkan.(rel)


