-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Posko Angkutan Lebaran 2026 Ditutup, Bandara Minangkabau Layani 180.015 Penumpang

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Senin, 30 Maret 2026, Maret 30, 2026 WIB Last Updated 2026-03-31T03:45:08Z
    banner 719x885


    PADANG PARIAMAN, fakta hukum nasional – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 Hijriah yang beroperasi sejak 13 hingga 30 Maret 2026.


    Penutupan posko ditandai dengan apel bersama yang diikuti manajemen Bandara Internasional Minangkabau dan seluruh pemangku kepentingan pada Senin (30/3).


    General Manager Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan penutupan tersebut menandai berakhirnya pemantauan operasional angkutan udara selama periode Lebaran 2026.


    “Selama periode Angkutan Lebaran 2026, operasional berjalan lancar berkat sinergi seluruh stakeholder, dengan capaian utama zero accident,” kata Dony dalam keterangan resmi, Selasa (31/3).


    Sepanjang periode posko, Bandara Internasional Minangkabau melayani 180.015 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 6,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 159.515 penumpang.


    Puncak arus penumpang terjadi pada 29 Maret 2026 dengan jumlah 10.596 orang. Angka ini juga menjadi pergerakan penumpang harian tertinggi sepanjang kuartal I 2026.


    Dari sisi operasional penerbangan, tercatat sebanyak 1.213 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Angka ini meningkat 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 1.093 pergerakan.


    Peningkatan tersebut turut didukung oleh realisasi 139 penerbangan tambahan (extra flight) yang dilayani sejumlah maskapai, seperti SAJ, Garuda Indonesia, Citilink, dan Wings Air, dengan rute antara lain Jakarta, Yogyakarta, Halim Perdanakusuma, Kuala Lumpur, Batam, dan Medan.


    Dony mengatakan, peningkatan trafik selama periode Lebaran ini semakin menegaskan peran Bandara Internasional Minangkabau sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di Sumatera Barat.


    “Pertumbuhan trafik ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.


    Ia menambahkan, peningkatan layanan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jasa sekaligus mendukung pengembangan pariwisata dan perekonomian di Sumatera Barat.(rel)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini