Mentawai Fakta Hukum Nasional _ Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar langkah konkret dalam mendorong transformasi pembelajaran berbasis teknologi melalui kegiatan “Optimalisasi Penggunaan Papan Digital Interaktif” yang berlangsung di Hotel Turonia.
Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Mentawai, JOP, S.Pd., SD, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan guru dari 136 satuan pendidikan. Program ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam mempercepat digitalisasi pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Duta Teknologi Sumatera Barat, Roby dan Gilang, yang memaparkan konsep dasar penggunaan papan digital interaktif, pengenalan fitur utama, hingga strategi pemanfaatannya dalam proses pembelajaran. Tidak hanya teori, peserta juga dibimbing membuat konten pembelajaran interaktif yang relevan dengan kebutuhan di kelas.
Selama kegiatan, peserta diperlihatkan langsung cara mengoperasikan papan digital, mulai dari menulis, menampilkan media pembelajaran, hingga mengakses berbagai aplikasi pendukung. Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik, di mana para guru mencoba langsung penggunaan perangkat dengan pendampingan narasumber.
Diskusi dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting dalam pelatihan ini. Para peserta aktif mengangkat berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus mencari solusi praktis agar teknologi dapat diterapkan secara optimal di sekolah masing-masing.
Dalam pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut, peserta menunjukkan peningkatan signifikan. Guru tidak hanya mampu mengoperasikan papan digital interaktif dengan baik, tetapi juga mulai terampil dalam membuat dan menyajikan konten pembelajaran digital.
Program ini dinilai berhasil meningkatkan minat guru dalam memanfaatkan teknologi. Pembelajaran pun diharapkan menjadi lebih menarik, interaktif, dan mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik.
Transformasi digital di dunia pendidikan Mentawai kini bukan lagi sekadar wacana, tetapi mulai diwujudkan secara nyata. Dengan semangat “teknologi bersahabat”, diharapkan kualitas pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, semakin meningkat dan mampu mencetak generasi hebat di masa depan...(Muslim)



