-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kapolres Dharmasraya Hadiri Sumpah Pemuda ke-98: Tegaskan Persatuan, Nasionalisme, dan Peran Strategis Generasi Muda!

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Kamis, 29 Oktober 2026, Oktober 29, 2026 WIB Last Updated 2026-10-29T03:03:40Z
    banner 719x885


     DHARMASRAYA, Fakta Hukum Nasional - Semangat persatuan dan nasionalisme kembali digaungkan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., menghadiri upacara peringatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, Rabu (28/10/2026).


    Kehadiran pucuk pimpinan Polres Dharmasraya tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat persatuan bangsa serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas.


    Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi yang berani berjuang, menjunjung tinggi persatuan, serta mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri kebangsaan.


    Kapolres Dharmasraya hadir bersama Wakapolres Dharmasraya, Kompol Robby Setiadi Purba, S.E., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upacara juga diikuti unsur TNI, Kejaksaan, DPRD, pemerintah daerah, tokoh agama, mahasiswa, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.


    Tema Sumpah Pemuda 2026: Patriotik, Gigih, dan Berempati.


    Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.”


    Tema tersebut menekankan bahwa generasi muda tidak cukup hanya memiliki semangat cinta tanah air. Pemuda juga dituntut gigih menghadapi tantangan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.


    Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tim Peraturan Baris Berbaris (PBB) Kabupaten Dharmasraya yang mencerminkan kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.


    Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan beasiswa kepada siswa berprestasi sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.


    Upacara kemudian berlangsung khidmat dengan prosesi pengibaran bendera Merah Putih, dilanjutkan pembacaan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga oleh Kepala Kejaksaan Negeri Dharmasraya.


    Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mempersiapkan generasi penerus yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.


    Kapolres Tekankan Pemuda Harus Jadi Pelopor Persatuan dan Keamanan.


    Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro memandang momentum Sumpah Pemuda sebagai pengingat pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.


    Generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, semangat persatuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.


    Pemuda juga diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, termasuk mencegah perundungan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, menaati hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


    Di tengah derasnya arus informasi digital, generasi muda dituntut semakin cerdas dalam memilah informasi, tidak mudah terprovokasi berita yang belum terverifikasi, dan tidak ikut menyebarkan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan.


    Pesan kebangsaan tersebut sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda 1928, ketika para pemuda dari berbagai latar belakang menyatakan tekad untuk bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.


    Persatuan bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.


    Polri Dorong Generasi Muda Berprestasi dan Taat Hukum.


    Keterlibatan Polres Dharmasraya dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membina generasi muda.


    Pembinaan pemuda tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Keluarga, sekolah, pemerintah, kepolisian, organisasi kepemudaan, dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.


    Generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk berkreasi, mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.


    Pada saat yang sama, kesadaran hukum, kedisiplinan, toleransi, serta tanggung jawab sosial harus terus diperkuat agar pemuda tidak mudah terseret perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.


    Penggunaan media sosial secara bijak juga menjadi hal penting. Perbedaan pendapat tidak seharusnya berubah menjadi permusuhan, sementara kebebasan berekspresi harus disertai tanggung jawab dan penghormatan terhadap hak orang lain.


    Melalui pendekatan yang humanis dan kolaboratif, Polri diharapkan terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat, termasuk dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan dan ruang sosial yang aman bagi generasi muda.


    Sumpah Pemuda Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata


    Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Dharmasraya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membangun masa depan bangsa.


    Semangat patriotisme harus diwujudkan melalui kecintaan terhadap tanah air. Kegigihan perlu dibuktikan dengan kerja keras dan kedisiplinan, sedangkan empati harus tercermin dalam kepedulian terhadap masyarakat dan penghormatan terhadap perbedaan.


    Generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan. Mereka harus tampil sebagai penggerak perubahan positif, berani berkarya, menjunjung integritas, serta ikut menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


    Kehadiran Kapolres Dharmasraya bersama unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat dalam upacara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi demi terwujudnya generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat nasionalisme.


    Sumpah Pemuda harus terus hidup dalam tindakan nyata: menjaga persatuan, menghormati keberagaman, menaati hukum, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.


    Dengan semangat tersebut, generasi muda Dharmasraya diharapkan mampu menjadi kekuatan positif dalam menjaga keutuhan NKRI sekaligus mengantarkan daerah dan bangsa menuju masa depan yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini