-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    BWSS V Padang dan Brantas Abipraya Gerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat Banjir di Lubuk Minturun

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Minggu, 30 November 2025, November 30, 2025 WIB Last Updated 2025-11-30T13:04:18Z
    banner 719x885


    Padang, Fakta Hukum Nasional _ 30 November 2025, Upaya penanganan darurat banjir di Kota Padang terus diperkuat. Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Padang bersama PT Brantas Abipraya kembali menyalurkan bantuan untuk warga terdampak di Perumahan ABI3 Pertanian Sungai Lare, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.


    Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Satker PJPA BWSS V, Riski Wahyudi, dan Manager Operasional PT Brantas Abipraya, Hendro.



    “Hari ini kami mendistribusikan 100 paket sembako khusus untuk warga perumahan ABI3 pertanian sungai lare lubuk minturun Ini bagian dari respon cepat sejak hari pertama banjir melanda,” ujar Riski Wahyudi.


    Paket yang dibagikan meliputi beras, minyak goreng, gula, mie instan, makanan siap saji, serta kebutuhan pokok lainnya.


    PT Brantas Abipraya menegaskan kehadirannya sebagai bentuk komitmen sosial perusahaan. “Kami tidak hanya hadir sebagai kontraktor, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Ini adalah empati tulus kami untuk warga yang terdampak,” kata Hendro.


    Warga Berterima Kasih, Namun Bantuan Lanjutan Diperlukan


    Ketua DPW Relawan Prabowo Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat dan Pimpinan Umum Media Fakta Hukum Group, Roni, mewakili warga Perumahan ABI3, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut.


    “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan harian kami. Terima kasih kepada BWSS V dan Brantas Abipraya,” ujarnya.


    Meski demikian, Roni menyebut kebutuhan masyarakat masih cukup besar dan berharap adanya dukungan lanjutan, terutama bagi warga yang masih terdampak secara langsung.


    Komitmen Penanganan dan Mitigasi Berkelanjutan


    BWSS V Padang memastikan koordinasi terus ditingkatkan dengan pemerintah daerah untuk mempercepat penanganan teknis di lapangan, termasuk pembersihan sedimen dan mitigasi banjir di titik-titik rawan.


    “Bantuan ini bagian awal. Kami terus bergerak untuk penanganan teknis di lokasi,” tegas Riski..(tim08)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini