Padang, fakta hukum nasional – Kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat tahun 2026 semakin matang. Hingga Senin (19/1/2026), sebanyak 15 kabupaten dan kota telah mendaftarkan diri untuk ikut ambil bagian dalam ajang olahraga terbesar di Sumbar tersebut.
Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, didampingi Ketua Pelaksana Porprov XVI 2026 Septri, mengatakan bahwa seluruh daerah yang telah mendaftar juga sudah mengusulkan cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti.
Dari data sementara, terdapat 43 cabor yang dinyatakan memenuhi persyaratan umum untuk dipertandingkan pada Porprov XVI.
“Data ini masih dinamis. Bisa bertambah atau berkurang. Finalnya akan ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Porprov awal Februari di Padang,” ujar Hamdanus.
Rakor tersebut akan membahas penetapan cabor yang dipertandingkan, jadwal pelaksanaan Porprov, serta lokasi atau venue pertandingan.
Septri menambahkan, sejumlah daerah sudah menyatakan minat menjadi tuan rumah pertandingan Porprov, di antaranya Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kota Solok.
Menurutnya, masing-masing cabor juga diminta mengusulkan venue pertandingan yang sesuai standar. KONI Sumbar akan memfasilitasi pertemuan antara Pengprov cabor dan daerah calon tuan rumah.
KONI Sumbar juga masih membuka peluang bagi daerah maupun cabor yang belum mendaftar untuk segera bergabung.
15 Daerah yang Sudah Mendaftar:
Sijunjung, Dharmasraya, Pasaman, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Padang, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai, Kota Sawahlunto, Solok Selatan, Limapuluh Kota, Agam, Kabupaten Solok, Pasaman Barat, dan Pesisir Selatan.
43 Cabor Terdaftar:
Terdiri dari berbagai cabang, mulai dari olahraga populer seperti sepak bola, futsal, bola voli, bulu tangkis, atletik, tinju, pencak silat, hingga cabor modern seperti e-sport dan pickleball, serta cabor khusus seperti panjat tebing, menembak, arung jeram, dan aero sport.
Porprov XVI Sumbar 2026 sendiri direncanakan digelar pada Juni 2026 dan diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet daerah menuju level nasional.(rel)


