Padang, 5 Februari 2026 Fakta Hukum Nasional _ Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati pada 9 Februari. PWNU menegaskan bahwa pers yang sehat dan berintegritas merupakan fondasi utama bagi terwujudnya ekonomi berdaulat dan bangsa yang kuat.
Ketua PWNU Sumbar, Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D., menyatakan bahwa tema HPN 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, sangat relevan dengan tantangan nasional di tengah disrupsi digital, derasnya arus informasi, serta maraknya hoaks.
“Pers yang sehat bukan hanya bebas dari tekanan dan intervensi, tetapi juga menjunjung tinggi etika jurnalistik, menyajikan informasi akurat, serta berperan aktif mencerdaskan publik. Pers memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan informasi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi bangsa,” ujar Prof. Ganefri dalam pernyataan tertulisnya.
Tokoh pendidikan nasional yang menjabat Ketua PWNU Sumatera Barat periode 2025–2030 itu menegaskan bahwa kualitas pemberitaan, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial insan pers menjadi kunci utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik di era banjir informasi.
Menurutnya, pers tidak boleh terjebak pada kecepatan semata, tetapi harus mengedepankan ketepatan, keberimbangan, dan keberpihakan pada kepentingan publik. “Pers yang kredibel akan memperkuat demokrasi, memperkokoh persatuan nasional, dan menjadi pilar penting pembangunan bangsa,” tegasnya.
Peringatan HPN 2026 juga menandai perjalanan panjang pers nasional sejak ditetapkan secara resmi pada 9 Februari 1985. Tahun ini, Provinsi Banten dipercaya menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan nasional HPN, dengan maskot Badak Bercula Satu mengenakan pakaian adat khas Banten sebagai simbol kekuatan lokal, identitas budaya, dan semangat pelestarian kearifan lokal.
PWNU Sumatera Barat berharap momentum HPN 2026 dapat memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara informasi, mandiri secara ekonomi, dan kuat sebagai bangsa...(Red/tim08)


