PADANG – Kontingen Kota Padang tampil perkasa di cabang olahraga (cabor) dayung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Berlaga di Banjir Kanal, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, Senin (12/10/2026), atlet tuan rumah memborong tujuh medali emas dalam sehari.
Hasil tersebut menegaskan dominasi Padang pada hari keempat pertandingan dayung. Tujuh emas diraih dari nomor canoe putra 250 meter, slalom canoe 250 meter, slalom kayak putri 250 meter, kayak putra 250 meter, Dragon Boat 12 putri 250 meter, Dragon Boat mix 250 meter, serta slalom kayak putra.
Perburuan emas Padang dibuka melalui nomor canoe putra 250 meter. Padang Pariaman harus puas dengan medali perak, sedangkan Kabupaten Agam meraih perunggu.
Padang kemudian melanjutkan dominasinya di nomor slalom canoe 250 meter. Kabupaten Agam menempati posisi kedua, disusul Padang Pariaman di peringkat ketiga.
Hasil serupa berlanjut pada nomor slalom kayak putri 250 meter. Padang kembali meraih emas, sementara Pesisir Selatan membawa pulang perak dan Padang Pariaman meraih perunggu.
Di nomor kayak putra 250 meter, atlet Padang kembali menjadi yang tercepat. Kabupaten Agam meraih perak dan Padang Pariaman menempati posisi ketiga.
Kekuatan Padang juga terlihat pada nomor Dragon Boat 12 putri 250 meter. Kabupaten Agam berada di posisi kedua, sedangkan Pesisir Selatan meraih perunggu.
Persaingan pada nomor Dragon Boat mix 250 meter kembali dimenangkan Padang. Kabupaten Agam harus puas dengan perak, sementara Pesisir Selatan menempati posisi ketiga.
Satu emas lainnya dipastikan Padang melalui nomor slalom kayak putra. Pesisir Selatan meraih medali perak, sedangkan Padang Pariaman membawa pulang perunggu.
Rangkaian hasil tersebut membuat Padang tampil sebagai kekuatan utama dalam persaingan dayung Porprov XVI Sumbar 2026.
Hamdanus Minta Prestasi Berlanjut
Di tengah dominasi tuan rumah, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus mengingatkan agar prestasi yang lahir di Porprov tidak berhenti sebatas kemenangan di tingkat provinsi.
Hamdanus hadir dalam upacara penghormatan pemenang nomor Dragon Boat 22 pendayung mix 250 meter. Ia mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah menunjukkan kemampuan dan semangat bertanding selama kompetisi berlangsung.
Menurut dia, Porprov menjadi salah satu momentum penting untuk melahirkan atlet potensial yang nantinya mampu bersaing di tingkat nasional. Namun, pencapaian tersebut harus diikuti pembinaan berkelanjutan, latihan konsisten, dan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan.
“Harapan kita, para atlet dayung ini suatu saat nanti bisa mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional. Saya menyaksikan langsung lahirnya para juara. Mudah-mudahan semangat ini terus terjaga dengan latihan dan terus bertanding,” ujarnya.
Hamdanus juga mengingatkan bahwa Porprov XVI Sumbar 2026 dijadwalkan berakhir pada 14 Oktober. Berakhirnya pesta olahraga tersebut, kata dia, bukan alasan bagi atlet untuk mengendurkan latihan.
Sumatera Barat direncanakan kembali menggelar Porprov pada 2028. Karena itu, atlet diharapkan terus menjaga kebugaran, meningkatkan kemampuan, dan mempertahankan sportivitas sebagai bekal menghadapi kompetisi berikutnya.
“Walaupun cuaca terkadang hujan dan dingin, semangat kita harus tetap menyala. Api Porprov harus terus menyala. Sportivitas dan semangat adik-adik semua harus tetap dijaga,” katanya.
Selain mengapresiasi atlet, Hamdanus menyampaikan penghargaan kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pertandingan dayung Porprov XVI Sumbar 2026.
Ia berharap ajang tersebut tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga memperkuat fondasi pembinaan atlet dayung Sumatera Barat untuk menghadapi persaingan yang lebih tinggi. (rel)


