Padang, fakta hukum nasional – Banjir di Perumahan Lumin Park, Kota Padang, mulai surut pada Sabtu malam. Namun, warga belum sepenuhnya bisa bernapas lega. Mengantisipasi kemungkinan debit air kembali naik, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs. Jawari, S.H., M.H., mengerahkan 250 personel untuk menjaga rumah-rumah warga yang ditinggalkan saat evakuasi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan keselamatan warga sekaligus menjaga keamanan lingkungan di tengah situasi yang belum sepenuhnya kondusif.
Kapolda Sumbar turun langsung meninjau kawasan terdampak dan posko pengungsian. Di lokasi, ia memastikan warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi jika debit air kembali meningkat pada malam hari.
“Alhamdulillah, banjir saat ini sudah surut, tetapi warga masyarakat yang tinggal di sini semua kita evakuasi untuk mengantisipasi barangkali nanti malam debit air naik lagi,” ujar Jawari di posko pengungsian.
Bagi warga yang terpaksa meninggalkan rumah, ancaman banjir bukan satu-satunya hal yang perlu dikhawatirkan. Keamanan rumah dan barang-barang yang ditinggalkan juga menjadi perhatian. Karena itu, pengerahan 250 personel dilakukan agar lingkungan tetap terpantau selama warga berada di pengungsian, Sabtu (10/10/2026).
Di tengah upaya pengamanan tersebut, Polda Sumbar turut menyalurkan bantuan darurat berupa puluhan pasang pakaian baru bagi anak-anak dan warga yang pakaiannya basah akibat banjir.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama berada di pengungsian. Kehadiran petugas di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman sekaligus memastikan perkembangan situasi dapat segera direspons.
Meski genangan mulai berkurang, masyarakat tetap diminta tidak lengah. Polda Sumbar mengimbau warga memantau perkembangan cuaca dan informasi dari petugas yang berjaga di posko pengungsian.
Warga juga diminta mengikuti arahan petugas, termasuk jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi lanjutan.
Surutnya air belum serta-merta menandai berakhirnya situasi darurat. Bagi Kapolda Sumbar, memastikan warga berada di tempat aman dan rumah yang ditinggalkan tetap terjaga menjadi bagian penting dalam penanganan bencana di Perumahan Lumin Park.(rel)


