PADANG, FAKTA HUKUM NASIONAL — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Kawasan Teluk Bayur, IPTU Nico Prama Putra, S.H., saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling bersama personel di Masjid Muhammadiyah Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (23/10/2026), sekitar pukul 12.15 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program Kapolri sekaligus memperkuat hubungan silaturahmi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat melalui pendekatan yang persuasif, edukatif, serta humanis.
Dalam pertemuan bersama jamaah, Kapolsek menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Setiap kabar yang diterima harus diperiksa terlebih dahulu sebelum dibagikan agar tidak ikut menyebarkan hoaks yang berpotensi memicu keresahan, kesalahpahaman, hingga konflik sosial.
NARKOBA JADI ANCAMAN, MASYARAKAT DIMINTA JANGAN TUTUP MATA
Selain mengingatkan soal bahaya hoaks, IPTU Nico Prama Putra juga menyoroti ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan kehidupan keluarga, serta mengganggu ketertiban lingkungan.
Karena itu, masyarakat diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan pergaulan, hingga komunitas masyarakat.
Warga juga diimbau agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Informasi tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar potensi penyalahgunaan narkoba dapat diketahui lebih dini dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
TPA GRATIS JADI LANGKAH MEMBANGUN KARAKTER GENERASI MUDA
Dalam kesempatan yang sama, Polsek Kawasan Teluk Bayur turut menyosialisasikan program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) gratis bagi anak-anak usia dini dan remaja.
Program ini menjadi salah satu upaya memberikan ruang pembinaan positif bagi generasi muda melalui kegiatan mengaji, pendidikan agama, serta penanaman nilai-nilai moral sejak dini.
Pendidikan keagamaan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap ajaran agama, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan tersedianya kegiatan positif, anak-anak dan remaja diharapkan dapat memanfaatkan waktu secara produktif serta memiliki benteng moral dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif lingkungan pergaulan.
POLISI DAN MASYARAKAT HARUS BERJALAN BERSAMA
Kegiatan Jumat Keliling ini sekaligus menjadi sarana memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang terbuka diharapkan mendorong warga untuk lebih aktif menyampaikan informasi, memberikan masukan, serta ikut menjaga kerukunan dan keamanan di lingkungannya.
Sinergi antara polisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Kawasan Teluk Bayur menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian, termasuk melalui edukasi, pembinaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Pesan yang disampaikan dalam Jumat Keliling ini menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas polisi. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menyaring informasi, menjauhi narkoba, menjaga kerukunan, serta berani melaporkan dugaan tindak pidana kepada pihak berwenang.
Dengan kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan wilayah hukum Polsek Kawasan Teluk Bayur tetap aman, tertib, dan kondusif..(Evisuandi)


