PADANG, FAKTA HUKUM NASIONAL – Memperkuat keamanan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan aparat keamanan. Diperlukan kolaborasi nyata bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan Dubalang sebagai bagian dari kekuatan sosial di tingkat lingkungan.
Komitmen tersebut ditunjukkan Danramil 04/LL, Mayor Arm. Febrinaldi Musdar, melalui silaturahmi dan kebersamaan bersama Dubalang Pampangan dan Pagambiran, Minggu (1/11/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan membangun sinergitas antara TNI dengan unsur masyarakat adat.
Kehadiran Mayor Arm. Febrinaldi Musdar di tengah anggota Dubalang menunjukkan pendekatan humanis TNI dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat pembinaan teritorial di wilayah binaan.
DUBALANG BUKAN SEKADAR SIMBOL ADAT, TETAPI MITRA SOSIAL MASYARAKAT
Dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, Dubalang memiliki kedekatan dengan nilai-nilai adat, ketertiban, dan kehidupan sosial masyarakat. Peran tersebut menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
Karena itu, sinergi antara Koramil dan Dubalang perlu terus diperkuat. Komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang baik diharapkan mampu membantu mencegah potensi konflik sosial, menjaga ketenteraman, serta memperkokoh persatuan masyarakat.
Mayor Arm. Febrinaldi Musdar memandang bahwa hubungan baik antara aparat kewilayahan dengan seluruh komponen masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan stabilitas wilayah.
TNI DAN MASYARAKAT HARUS BERJALAN SEIRING
Pembinaan teritorial tidak hanya dilakukan melalui pendekatan formal, tetapi juga melalui komunikasi sosial, silaturahmi, dan kebersamaan secara langsung dengan masyarakat.
Keterlibatan tokoh adat, Dubalang, serta unsur masyarakat lainnya menjadi kekuatan penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif.
Di tengah berbagai dinamika sosial, kolaborasi lintas unsur sangat dibutuhkan. Persoalan yang muncul di tengah masyarakat akan lebih mudah diantisipasi apabila komunikasi dan koordinasi telah terbangun dengan baik.
Kebersamaan Danramil 04/LL bersama Dubalang Pampangan dan Pagambiran sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
Melalui pendekatan humanis dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Koramil 04/LL diharapkan terus menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan wilayah.
Pesannya jelas: ketika TNI, tokoh adat, Dubalang, dan masyarakat bersatu, keharmonisan serta ketenteraman wilayah akan semakin kuat..(Hen)


