-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Babinsa Koramil 09/Batang Anai Berikan Materi Empat Pilar Kebangsaan Kepada Siswa Pramuka SMP.N I. 2 X 11 Enam Lingkung

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Sabtu, 20 Agustus 2022, Agustus 20, 2022 WIB Last Updated 2022-08-20T06:29:22Z
    banner 719x885


    Batang Anai fhn com Empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika merupakan harga mati bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun keempat pilar kebangsaan itu sudah banyak diketahui, namun masyarakat belum banyak yang mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.


    Kepedulian tersebut dilakukan oleh anggota Babinsa Koramil 09/Batang Anai Kodim 0308/Pariaman Sertu Syafri Eldi untuk memberikan materi empat pilar kebangsaan kepada Siswa Pramuka SMP.N I. 2 x 11 Enam Lingkung di Bumi Perkemahan Korong Guci Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Sabtu (20/08/2022).

    Dikatakan oleh Sertu Syafri Eldi, sebagai aparat Kewilayahan Koramil 09/Batang Anai, kita berupaya untuk terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan agar masyarakat, pemuda menyadari dan mempraktekannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


    “Pokoknya, kalau dulu ada P4 sekarang ada Empat Pilar Kebangsaan. Dalam arti sebenarnya semua sudah mengetahuinya. Sekarang kami gencar mengingatkan kembali supaya masyarakat para pemuda sadar. Namun begitu, bukan berarti mereka telah kehilangan. Upaya kita sekarang ini mencoba menyosilisasikan kembali kepada beberapa lapisan masyarakat, terutama para pemuda generasi penerus,” katanya, di Lapangan Bumi Perkemahan.

    Menurut Sertu Syafri Eldi, Pramuka merupakan contoh figur keteladanan hidup sehari-hari dalam memandang empat pilar kebangsaan. Pramuka, katanya, merupakan figur yang strategis karena pribadi dan organisasinya. Sebagai garda terdepan untuk membangun empat pilar kebangsaan, kegiatan-kegiatan yang dilakukan Pramuka banyak mencerminkan karakter soladiritas.


    “Dalam Pancasila misalnya, mengenai ketaatan beragamanya, kehidpan berdemokrasi bukan berbentuk hafalan melainkan praktiknya dalam perilaku sehari-hari. Melalui pendidikan mental dan pemahaman anak bangsa, keempat pilar tersebut akan lebih baik dan kuat. Ingat, empat pilar kebangsaan merupakan harga mati. Sekarang kadang-kadang orang melupakan Pancasila. Ketika ditanya, mereka seperti malu mengucapkan Pancasila,


    Adapun NKRI yang cukup terkenal dengan semboyan ” NKRI Harga Mati” merupakan kesepakatan bulat kita semua, yang utuh dan tidak akan bisa di pisah-pisahkan ataupun berkurang meskipun sejengkal, dari Sabang sampai Merauke.

    Oleh karena itu, mari adik-adik dari siswa Pramuka taat akan peraturam, baik peraturan keluarga maupun peraturan Pemerintah yang diatur dalam UUD 45,” tandas Sertu Syafri Eldi.


    Dikatakan Danramil, selain memberikan pengarahan, Sertu Syafri Eldi juga menanamkan sikap bela negara untuk membangkitkan disiplin para siswa siswi serta memiliki kekompakan dan cinta tanah air. 

    “Dengan begitu, kedepannya para siswa siswi sebagai generasi penerus bangsa memiliki jiwa yang cinta tanah air, dan bermental disiplin,” ungkap Danramil. 

    Sebab, lanjutnya lagi, disiplin merupakan landasan utama untuk seseorang dalam menggapai cita-cita, terlebih sebagai generasi penerus bangsa dimasa mendatang. 

    “Disiplin itu modal atau landasan utama dalam meraih mimpi atau cita-cita. Kalau sejak dini sudah disiplin, mau jadi apa saja nanti akan mudah diraih anak-anak kita tersebut,” pungkasnya. 


    Oleh karenanya, Danramil berharap para anak-anak Pramuka yang mendapatkan materi dari Babinsa dapat berprestasi di sekolah dan menjadi generasi penerus bangsa yang berbudi dan berakhlak mulia

    “Jangan lupa belajar yang semangat dan tentunya disiplin guna meraih cita-cita,” pungkasnya.( Ermen SP )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini