-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Warga Teluk Bayur, Aktivitas Lumpuh Longsor Terjang Teluk Bayur, Akses Utama

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Senin, 22 Juni 2026, Juni 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-22T12:11:04Z
    banner 719x885


    PADANG Fakta Hukum Nasional _ Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Padang pada Minggu sore (21/6/2026) mengakibatkan akses jalan utama warga di RT 03 RW 02, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Padang Selatan, putus akibat longsor dan erosi tanah.


    Kerusakan jalan yang cukup parah tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu karena akses itu merupakan satu-satunya jalur keluar masuk kawasan permukiman. Sebagian badan jalan amblas setelah digerus aliran air berdebit tinggi yang mengalir selama hujan deras berlangsung.


    Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan sangat membahayakan bagi warga yang masih nekat melintas. Retakan dan longsoran di sisi jalan terus berpotensi melebar apabila hujan kembali turun dalam intensitas tinggi.


    Salah seorang warga mengatakan, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam tanpa henti. Aliran air yang tidak mampu tertampung saluran drainase menggerus badan jalan hingga menyebabkan konstruksi jalan runtuh.


    “Jalan ini satu-satunya akses masyarakat untuk keluar masuk. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan karena warga kesulitan beraktivitas, mulai dari bekerja, sekolah hingga kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.


    Putusnya akses jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius apabila terjadi kondisi darurat. Warga khawatir kendaraan ambulans, pemadam kebakaran maupun layanan publik lainnya tidak dapat menjangkau kawasan tersebut secara cepat.


    Masyarakat mendesak Pemerintah Kota Padang melalui instansi terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan dan mengambil langkah penanganan darurat guna mencegah kerusakan semakin meluas. Penanganan cepat dinilai sangat penting mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.


    Selain perbaikan darurat, warga juga meminta pembangunan kembali jalan dengan konstruksi yang lebih kuat dan tahan terhadap ancaman longsor. Perbaikan sistem drainase di sekitar lokasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar peristiwa serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.


    Hingga Minggu malam, warga masih berupaya memanfaatkan sisa badan jalan yang ada dengan sangat hati-hati sambil menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan serta akses dasar masyarakat menuju wilayah tempat tinggal mereka...(Evisuandi/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini