PADANG Fakta Hukum Nasional _Kecamatan Padang Selatan langsung tancap gas di awal 2026. Tiga agenda strategis diluncurkan sekaligus, Senin (2/2/2026): program My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan), peresmian Gallery UMKM, dan forum dialog Kobar Semangat (Kopi Bareng Selatan Menyala dan Hangat).
Langkah ini menegaskan arah kebijakan Padang Selatan yang fokus pada pelayanan publik kolaboratif, kepedulian lingkungan, dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, S.Sos., M.Si. menekankan bahwa My Darling bukan sekadar program kebersihan, tetapi gerakan kolektif berbasis partisipasi warga.
“Kalau hanya pemerintah yang bergerak, hasilnya tidak akan bertahan lama. My Darling mendorong masyarakat menjadi pelaku utama menjaga lingkungan,” tegas Wilman.
Di saat bersamaan, Gallery UMKM resmi dibuka sebagai etalase produk lokal. Galeri ini disiapkan untuk memperluas akses pasar, meningkatkan visibilitas produk, serta memperkuat daya saing UMKM Padang Selatan.
Lurah Teluk Bayur Gusdi Arman, S.H. menilai kehadiran galeri tersebut menjawab kebutuhan nyata pelaku usaha kecil. “UMKM butuh ruang promosi yang konkret. Galeri ini membuka peluang agar produk lokal naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Kobar Semangat menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan warga. Tanpa sekat formal, aspirasi masyarakat diserap secara terbuka dalam suasana hangat.
Seorang tokoh masyarakat menyebut pendekatan dialogis ini sebagai sinyal kuat perubahan pola pelayanan publik. “Ini bukan seremonial. Ini komunikasi dua arah yang hidup,” katanya.
Dengan meluncurkan My Darling, meresmikan Gallery UMKM, dan menggelar Kobar Semangat dalam satu momentum, Kecamatan Padang Selatan mengirim pesan tegas: 2026 adalah tahun kolaborasi, pelayanan responsif, dan ekonomi lokal yang menyala...(Red/tim08)


