Padang, fakta hukum nasional — Aksi penikaman terjadi di kawasan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) malam. Seorang buruh angkut pelabuhan bernama Ari Yusu Zega mengalami luka serius setelah ditikam saat berada di sebuah warung di Jalan Sutan Syahrir.
Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUP M Djamil Padang dalam kondisi kritis. Sementara itu, istrinya, Ernawati Zebua, telah melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polresta Padang pada Senin (11/5/2026).
Ketua LBH Sidik Jari, Fatandroma Zega, mengatakan dugaan penikaman dilakukan oleh seorang pria bernama Alex yang datang bersama dua rekannya menggunakan sepeda motor.
“Pelaku datang bertiga menggunakan satu sepeda motor untuk menemui korban di warung tersebut. Setelah melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri dan sudah ditunggu rekannya,” ujar Fatandroma, Selasa (12/5/2026).
Menurut dia, insiden bermula ketika korban merekam video di warung tersebut. Salah seorang terduga pelaku bernama Ama Abi diduga tersinggung hingga terjadi cekcok mulut.
“Setelah sempat bertengkar, Ama Abi pergi meninggalkan lokasi. Tidak lama kemudian, dia kembali bersama dua rekannya,” katanya.
Setibanya di lokasi, Ama Abi disebut tetap berada di atas sepeda motor, sedangkan dua rekannya, Yarman dan Alex, masuk ke dalam warung mencari korban.
“Yarman sempat bertanya siapa yang ribut dengan Ama Abi. Ketika korban mengaku, Alex langsung menikam korban dari arah belakang,” ujarnya.
Korban disebut mengalami beberapa luka tusukan sebelum pelaku kabur bersama rekannya. Warga yang berada di lokasi kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Pihak keluarga meminta kepolisian segera menangkap seluruh pelaku karena dikhawatirkan melarikan diri.
“Kami berharap pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Fatandroma.
Terpisah, Kasat Reskrim Polresta Padang, M Yasin, membenarkan kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan dan menjadi atensi kami,” singkatnya.(rel)


