Padang, fakta hukum nasional — PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru memperkuat program UMKM Bangkit Pegadaian melalui penyaluran bantuan sarana usaha dan literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Barat.
Program tersebut dijalankan dalam kegiatan Klinik UMKM Minang Bangkit yang digelar Kementerian UMKM di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang, Rabu (30/4). Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM di tengah tantangan efisiensi usaha dan akses pembiayaan.
Melalui Kantor Area Padang, Pegadaian menyalurkan bantuan berupa 100 unit kompor gas dan 50 unit regulator, terutama bagi pelaku usaha sektor kuliner. Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta mendorong produktivitas usaha.
Sejalan dengan program UMKM Bangkit Pegadaian, perusahaan juga memberikan literasi financial coaching yang mencakup pengelolaan keuangan usaha, akses pembiayaan mikro, hingga strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Materi disampaikan oleh Kepala Divisi Mikro PT Pegadaian, Benny Djunaedy.
“Melalui program UMKM Bangkit Pegadaian, kami ingin memastikan pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara sehat untuk mendukung ekspansi usaha,” ujar Benny.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat ekosistem UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Menurutnya, pendekatan yang menggabungkan bantuan sarana usaha dan literasi keuangan menjadi kunci dalam meningkatkan daya tahan dan daya saing pelaku UMKM.
“Kami mendorong UMKM agar mampu tumbuh berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki kapasitas untuk naik kelas,” kata Agus.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari pelaku UMKM di Sumatera Barat. Bantuan yang diberikan dinilai relevan untuk meningkatkan efisiensi biaya operasional, sementara edukasi keuangan membantu pelaku usaha dalam mengelola arus kas dan perencanaan bisnis.
Ke depan, Pegadaian akan terus memperluas implementasi program UMKM Bangkit Pegadaian sebagai bagian dari komitmen dalam mendorong inklusi keuangan dan memperkuat kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional. (rel)


