-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Ketua DPD REPRO Mentawai Apresiasi Kementerian Perhubungan: Rehabilitasi Pelabuhan Tuapejat Jadi Harapan Baru Masyarakat Kepulauan!

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Minggu, 01 November 2026, November 01, 2026 WIB Last Updated 2026-11-01T12:16:13Z
    banner 719x885

    MENTAWAI, FAKTA HUKUM NASIONAL – Pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur pelabuhan menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menunjang konektivitas serta kelancaran transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.


    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Roby Wilson, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pekerjaan Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Tuapejat.


    Menurut Roby Wilson, rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat merupakan langkah penting dalam mendukung aktivitas transportasi laut masyarakat Mentawai. Mengingat kondisi geografis Mentawai sebagai wilayah kepulauan, keberadaan fasilitas pelabuhan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas masyarakat, distribusi barang, aktivitas ekonomi, serta pelayanan transportasi antarpulau.


    "Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat. Infrastruktur pelabuhan ini memiliki peran strategis bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, tetapi merupakan urat nadi konektivitas dan perekonomian masyarakat kepulauan," ungkap Roby Wilson.


    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan atas dukungan anggaran dan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah Kepulauan Mentawai.


    Roby berharap perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan fasilitas pelabuhan di Mentawai terus ditingkatkan, sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan transportasi laut yang semakin baik, aman, nyaman, dan memadai.


    "Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai kontrak, tepat waktu, serta mengutamakan kualitas dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jangan hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi mutu dan manfaatnya bagi masyarakat harus menjadi prioritas utama," tegasnya.


    DATA DAN IDENTITAS PEKERJAAN


    Berdasarkan data kegiatan yang disampaikan, pekerjaan tersebut memiliki rincian sebagai berikut:


    Nama Kegiatan: Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Tuapejat.

    Nomor Kontrak: PL.107./1/1/UPP.SBN/2026.

    Tanggal Kontrak: 13 Maret 2026.

    Nilai Kontrak: Rp18.184.174.077.

    Sumber Dana: APBN PNBP Tahun Anggaran 2026.

    Waktu Pelaksanaan: 240 (dua ratus empat puluh) hari kalender.

    Penyedia Jasa: Hikmah Hidup Tangguh Lestari – KSO, Jalan Kebun Raya II No. 06, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta.

    Konsultan Pengawas: PT Priangan Raya Utama, Jalan Randusari 6 No. 58, Antapani Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat.

    Konsultan Perencana: PT Delta Pratama Globalindo, Jalan PLN Cigelereng, Cisereuh, Kota Bandung, Jawa Barat.


    Lebih lanjut, Roby Wilson berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dapat menjalankan tanggung jawab masing-masing secara profesional dan transparan.


    Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut di Kabupaten Kepulauan Mentawai.


    "Harapan kami, rehabilitasi Pelabuhan Tuapejat ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat Mentawai. Kami dari DPD REPRO akan terus mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan," tutup Roby Wilson.


    Dengan rehabilitasi fasilitas Pelabuhan Tuapejat, masyarakat Mentawai diharapkan dapat merasakan peningkatan pelayanan transportasi laut sekaligus memperoleh dukungan infrastruktur yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sosial dan perekonomian daerah..(Tim08/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini