-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Jalan Sintangkai - Tanjung Ampalu Rawan Kecelakaan Diduga UPTD Jalan Wilayah 5 Lalai

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Sabtu, 15 Oktober 2022, Oktober 15, 2022 WIB Last Updated 2022-10-15T15:16:08Z
    banner 719x885

    Kabupaten. Sijunjung fhn com Jalan Sintangkai - Tanjung Ampalu rawan kecelakaan. Badan jalan rusak dan berlobang - lobang, tanpa ada rambu - rambu pemberitahuan untuk keselamatan pengendara bermotor. UPTD Wilayah 5 Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Propinsi Sumatera Barat, selaku pihak terkait yang ditugaskan pemerintah merawat jalan itu dinilai telah "lalai" menangani kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Sintangkai - Tanjung Ampalu seperti dikeluhkan oleh masyarakat Batang Kumani, Jorong Tanjung Gadang Utara, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat. Saat ini kondisi ruas jalan Sintangkai - 


    Tanjung Ampalu sudah begitu memprihatinkan untuk dilalui oleh kendaraan, bahkan telah sering terjadi kecelakaan. Mus masyarakat yang bertempat tinggal di pinggir jalan Sintangkai - Tanjung Ampalu, kepada fakta hukum nasional Selasa (11/10), mengatakan banyak aspal badan jalan telah rusak, mengelupas, dan berlobang - lobang, bahkan bahu jalan dan saluran mortar (drainase-red) sudah ditutupi rumput.Dikatakan Mus, 


    bahwa pada badan jalan telah banyak terdapat lobang yang berdiameter besar hingga kecil. Kondisi jalan berlobang itu sudah lebih setahun, namun sampai saat ini belum ada upaya perbaikan dari Dinas PU Propinsi Sumbar. Sedangkan jalan terus mengalami kerusakan dengan bertambah nya jumlah lobang sehingga berdampak kepada jarak tempuh dan membahayakan bagi pengendara.


    "Jika lobang dibadan jalan itu tidak segera diperbaiki, akan banyak lagi yang celaka"ujar Mus." Tepat dekat lobang itu, pengemudi mobil banting setir menghindari pengendara sepeda motor yang datang dari berlawanan arah, hingga mobil yang dikemudikannya terbalik masuk ke sawah"ungkap Peri warga lainnya menimpali.


    Masyarakat berharap, Dinas Bina Marga, Cita Karya dan Tata Ruang Propinsi Sumatera Barat secepatnya memperbaiki jalan yang rusak, terutama menutupi lobang - lobang yang ada. Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Wilayah 5 Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang, Propinsi Sumatera Barat, Husni Yetriza, saat dikonfirmasi fakta hukum nasional Selasa 12 Oktober 2022, mengatakan, bahwa pihaknya beserta rekanan sedang melakukan perbaikan pada ruas jalan yang berada diwilayah UPTD Wilayah 5. Namun ia tidak bisa memastikan semua lobang yang ada dapat ditangani pada tahun anggaran ini, sebab pekerjaan masih berjalan sampai Desember nanti.


    "Saya sudah menyampaikan kepada rekanan untuk segera memperbaiki badan jalan yang berlobang. Dan saya tidak mau tau, pokok nya lobang yang ada segera ditutupi, jika perlu pakai material apa saja yang ada untuk menutupi sementara lobang - lobang di badan jalan, itu sudah saya instruksikan kepada rekanan"kata Husni.


    Tidak ada nya rambu peringatan dan pemberitahuan terpasang pada titik - titik badan jalan yang rusak dan berlobang. Dengan nada sedikit kaget Husni menyampaikan bahwa rekanan PT. Sadewa selaku kontraktor yang mengerjakan pekerjaan longsegmen telah memberitahukan kepadanya jika dilokasi yang berlobang telah dipasang rambu - rambu. 


    "Kontraktor mengatakan kepada saya sudah dipasang rambu, tapi nanti saya cek lagi kelapangan"jawab Husni. Sedangkan soal penebasan rumput bahu jalan dan pembersihan saluran mortar, dikatakan Husni sudah dilakukan satu kali putaran, yang dilakukan pada bulan Juni lalu. "Untuk pekerjaan penebasan dan pembersihan kita lakukan 2 kali, dan Juni kemaren sudah dikerjakan 1 kali"kata Husni buru menutup sambung telepon nya, dengan alasan rapat..(Tim Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini