-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    9 Penambang Tewas di Tambang Emas Ilegal Sijunjung, DPW REPRO Sumbar Soroti Dugaan Pembiaran Aparat

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Jumat, 15 Mei 2026, Mei 15, 2026 WIB Last Updated 2026-05-15T08:57:07Z
    banner 719x885


    Sijunjung, Fakta Hukum Nasional _ Relawan Prabowo Subianto Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat menyoroti keras tragedi tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung yang menewaskan 9 orang penambang. Peristiwa ini disebut menjadi “KADO PAHIT” bagi Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto.


    Ketua DPW REPRO Sumbar, Roni, menilai aktivitas tambang emas ilegal di wilayah tersebut selama ini terkesan dibiarkan meski sudah berulang kali diberitakan dan diperingatkan oleh kalangan media.


    “Tambang ilegal di Sijunjung bukan persoalan baru. Rekan-rekan media sudah sering memberitakan dan mengingatkan. Namun anehnya, aparat penegak hukum di wilayah Polres Sijunjung terkesan tidak pernah serius melakukan penertiban,” ujar Roni, Kamis (14/05/2026).



    Menurutnya, jatuhnya 9 korban jiwa menjadi bukti lemahnya pengawasan serta dugaan adanya pembiaran terhadap praktik tambang ilegal yang berlangsung cukup lama.


    “Publik tentu bertanya-tanya, mengapa aktivitas tambang ilegal ini bisa terus berjalan. Kami menduga ada koordinasi atau permainan antara pelaku tambang dengan oknum aparat sehingga aktivitas tersebut seolah aman dari penindakan,” tegasnya.


    DPW REPRO Sumbar menyatakan akan mendorong Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Sumbar serta Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk turun langsung menyelidiki tragedi tersebut.


    Selain itu, REPRO juga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan aliran dana dari aktivitas tambang emas ilegal kepada oknum tertentu.



    “Kami meminta dilakukan investigasi menyeluruh, termasuk menelusuri dugaan aliran dana tambang ilegal kepada oknum aparat penegak hukum,” lanjut Roni.


    Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi Kamis 14/05/26  DPW REPRO Sumbar kepada Kapolres Sijunjung maupun Kasat Reskrim Polres Sijunjung terkait insiden tersebut disebut belum mendapatkan tanggapan.


    Selanjutnya Ketua DPW REPRO sumbar siap berikan informasi terkait dugaan aliran dana dari penambang ilegal ke oknum dan pihak pihak yang terkait, Jika di minta oleh Kompolnas.


    Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan publik terhadap maraknya aktivitas tambang ilegal di Sumatera Barat yang dinilai belum ditangani secara serius meski berulang kali memakan korban jiwa...(Red/tim01)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini