-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kapolsek Keluang: Video Viral Dugaan Setoran Minyak Ilegal Hoaks, "Bisa Saja Direkayasa untuk Menjatuhkan Kredibilitas Saya"

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Minggu, 28 Juni 2026, Juni 28, 2026 WIB Last Updated 2026-06-28T06:13:07Z
    banner 719x885


    Video yang memperlihatkan pengakuan seorang pria yang diduga sopir angkutan minyak ilegal terus menjadi perbincangan di media sosial. Dalam video tersebut, sopir mengaku menyetor uang koordinasi kepada pihak yang disebut terkait dengan Kapolsek Keluang. Menanggapi video viral itu, Kapolsek Keluang AKP Apriansyah SH membantah seluruh tudingan dan menyebut video tersebut sebagai hoaks yang diduga sengaja direkayasa untuk menjatuhkan nama baiknya.Isi Berita:


    KELUANG Fakta Hukum Nasional _ Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan wawancara terhadap pria yang diduga merupakan sopir angkutan minyak ilegal. Dalam salah satu video, sopir yang mengendarai truk Mitsubishi Canter bersama seorang kernet itu ditanya mengenai muatan dan pemilik kendaraan.


    Pria tersebut kemudian menyebut kendaraan yang dikemudikannya mengangkut minyak ilegal dan menyebut inisial "M" yang dikaitkan dengan seorang oknum anggota Polsek Keluang. Dalam video lain, pria yang juga mengaku sebagai sopir angkutan minyak ilegal itu menyatakan rutin memberikan setoran kepada oknum Kapolsek Keluang serta memperlihatkan bukti transfer sebagai dasar pengakuannya.


    Menurut pengakuan dalam video, setoran dilakukan melalui rekening atas nama berinisial "R", yang disebut sebagai pihak yang dipercaya mengatur koordinasi kepada Kapolsek Keluang. Nilai transfer disebut bervariasi, bahkan mencapai Rp15 juta per hari atau dilakukan setiap tiga hari sekali.


    Menanggapi beredarnya video tersebut, Kapolsek Keluang AKP Apriansyah SH saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/6/2026), membantah keras seluruh tuduhan yang disampaikan dalam video viral tersebut.


    "Menurut saya video itu hoaks. Bisa saja direkayasa untuk menjatuhkan kredibilitas saya. Lagi pula di video itu hanya menyebut Kapolsek Keluang, bukan menyebut nama saya," tegas Apriansyah.


    Terkait bukti transfer yang diperlihatkan dalam video, Apriansyah menilai hal tersebut perlu diuji kebenarannya dan tidak bisa langsung dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan dirinya. "Ya sah-sah saja mereka menunjukkan itu. Biar masyarakat yang menilai," ujarnya.


    Ia juga meminta agar identitas penerima transfer yang disebut dalam video dapat ditelusuri secara objektif. "Silakan dicek siapa sebenarnya nama penerima uang itu. Bisa saja ada oknum yang menjual nama atau memang ada kepentingan tertentu di balik persoalan ini," katanya.


    Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum mengenai keaslian video maupun validitas bukti transfer yang beredar. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik..(GN/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini