Padang, faka hukum nasional – Musyawarah Daerah (Musda) I Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Bhayangkara Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Istana Gubernuran Sumbar, Jumat (3/7/2026), menetapkan Mahdiyal Hasan, S.H. sebagai Ketua Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumbar periode 2026–2031 secara aklamasi.
Usai terpilih, Mahdiyal mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musda. Menurutnya, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kami akan memperkuat sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama," ujar Mahdiyal.
Ia mengatakan kepengurusan yang baru akan segera menyusun program kerja lima tahun ke depan. Fokus organisasi diarahkan pada pencegahan kriminalitas, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, penguatan kepedulian sosial, hingga keterlibatan dalam penanggulangan bencana di Sumatera Barat.
Mahdiyal juga menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat nagari agar Pokdarkamtibmas semakin dekat dengan masyarakat dan mampu mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
"Kami ingin organisasi ini benar-benar hadir di tengah masyarakat, menjadi jembatan antara warga dengan Polri serta ikut menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah," tegasnya.
Musda I dibuka Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat Irwan yang mewakili Gubernur Sumbar. Ia mengapresiasi kehadiran Pokdarkamtibmas sebagai mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat.
"Satpol PP siap berkolaborasi dengan Pokdarkamtibmas mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan hingga nagari. Kehadiran organisasi ini akan sangat membantu pemerintah dalam mengantisipasi berbagai penyakit masyarakat, termasuk penyalahgunaan narkoba yang kini mulai merambah hingga ke pelosok," kata Irwan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pokdarkamtibmas Bhayangkara, A. Wibawa Mufti, menegaskan Musda bukan sekadar memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi organisasi.
Menurutnya, Pokdarkamtibmas memiliki peran penting sebagai mitra strategis Polri yang menjembatani komunikasi dengan masyarakat guna menciptakan keamanan, kepedulian sosial, dan kehidupan yang harmonis.
"Pokdarkamtibmas berkomitmen mendukung tugas-tugas Polri, baik melalui pembinaan masyarakat, pencegahan gangguan kamtibmas, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan," ujarnya.
Melalui kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Mahdiyal Hasan, Pokdarkamtibmas Bhayangkara Sumbar diharapkan semakin aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Sumatera Barat.(hen)
.


