Musda tersebut menjadi momentum penting bagi ORGANDA Sumatera Barat untuk melakukan konsolidasi internal sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi darat.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP ORGANDA Kurnia Lesani Adnan, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedi Diantolani, S.Sos., MM, Kepala Jasa Raharja Sumbar Panji Akbar N.B., SE., AAAIK, PIA, perwakilan Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, KADIN Sumbar, Ditlantas Polda Sumbar, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Pelaksanaan MUSDA XV ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan ORGANDA Nomor SKEP.101/DPP ORGANDA/2026 tanggal 9 April 2026 tentang Penunjukan dan Pembentukan Caretaker Dewan Pimpinan Daerah ORGANDA Provinsi Sumatera Barat.
Selanjutnya, Caretaker DPD ORGANDA Sumatera Barat membentuk Panitia MUSDA XV melalui Keputusan Nomor SKEP.01/DPD-OGD-SB/VIII tanggal 12 Agustus 2026.
Dalam laporan penyelenggaraan, panitia menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan MUSDA merupakan bagian dari upaya mengembalikan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi ORGANDA di Sumatera Barat.
DPP ORGANDA Dorong Pemerintah Daerah Beri Dukungan
Sekjen DPP ORGANDA Kurnia Lesani Adnan menegaskan bahwa tantangan ORGANDA ke depan bukan sekadar mempertahankan eksistensi organisasi, tetapi bagaimana ORGANDA mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan transportasi darat.
Menurutnya, keberadaan ORGANDA harus memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah dinilai sangat diperlukan agar sektor usaha transportasi darat di Sumatera Barat dapat berkembang dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Salah satu persoalan yang turut menjadi perhatian adalah optimalisasi Terminal Anak Air. ORGANDA mendorong agar pelayanan bus AKAP dan AKDP dapat masuk dan beroperasi secara optimal di terminal tersebut.
Hal ini dinilai penting untuk memperkuat sistem transportasi darat sekaligus meningkatkan fungsi Terminal Anak Air sebagai salah satu simpul transportasi utama di Kota Padang.
Dishub Sumbar: Musda Menentukan Masa Depan Organisasi
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat Dedi Diantolani, S.Sos., MM menyambut baik pelaksanaan MUSDA XV ORGANDA Sumbar.
Menurutnya, musyawarah daerah memiliki arti penting dalam menentukan arah perjalanan sebuah organisasi.
Musda bukan hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk merumuskan langkah strategis ORGANDA dalam menghadapi tantangan transportasi yang semakin kompleks.
Dedi menekankan pentingnya ORGANDA melakukan pembaruan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, khususnya menghadapi era digitalisasi di sektor transportasi.
Organisasi dan pelaku usaha transportasi dituntut tidak tertinggal dalam mengikuti perkembangan teknologi, perubahan pola mobilitas masyarakat, serta kebutuhan pelayanan transportasi yang semakin cepat dan terintegrasi.
Rinto Wijaya Terpilih Pimpin DPD ORGANDA Sumbar
Puncak MUSDA XV ORGANDA Sumatera Barat ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan musyawarah dan pemilihan kepengurusan DPD ORGANDA Sumbar periode berikutnya.
Dalam proses pemilihan tersebut, H. Rinto Wijaya, SE terpilih sebagai Ketua DPD ORGANDA Provinsi Sumatera Barat.
Sementara posisi sekretaris dipercayakan kepada Mulyady, SH., MM, dan H. Suhardiman dipercaya sebagai bendahara.
Terpilihnya kepengurusan baru ini diharapkan membawa energi segar bagi ORGANDA sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendorong kemajuan sektor transportasi darat di Sumatera Barat.
Tantangan yang dihadapi tidak ringan. Persaingan usaha, perkembangan teknologi digital, tuntutan keselamatan, pelayanan publik, hingga persoalan integrasi antarmoda membutuhkan organisasi yang solid dan mampu membangun komunikasi efektif dengan pemerintah maupun stakeholder terkait.
Dengan kepengurusan baru, ORGANDA Sumbar diharapkan tidak hanya hadir sebagai organisasi pengusaha angkutan, tetapi mampu tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sistem transportasi darat yang aman, tertib, kompetitif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap era digital.
MUSDA XV pun menjadi titik awal bagi ORGANDA Sumbar untuk membuktikan bahwa konsolidasi organisasi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret menghadapi tantangan transportasi darat Sumatera Barat ke depan..(FZ/


