-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Jembatan Satboyak Ambruk Akibat Kelebihan Tonase, Aktivitas Warga Terganggu CV Syampelo Kardenso Turun Tangan

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Selasa, 15 September 2026, September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T13:27:44Z
    banner 719x885


    MENTAWAI Fakta Hukum Nasional._ Ambruknya Jembatan Satboyak yang diduga terjadi akibat tidak mampu menahan beban kendaraan dengan kapasitas tonase berlebih berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Kondisi jembatan yang sebelumnya menjadi akses penghubung warga kini tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.


    Terputusnya akses tersebut bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Warga kesulitan mengantarkan anak ke sekolah, menjalankan aktivitas sehari-hari, hingga membawa hasil perkebunan dari ladang untuk dijual.



    Di tengah kondisi tersebut, masyarakat Satboyak bersama masyarakat Desa Muara Sikabaluan bergotong royong mempercepat pembangunan kembali jembatan yang ambruk. Dukungan juga datang dari perusahaan yang berada di wilayah Muara Sikabaluan, CV Syampelo Kardenso.


    Perusahaan tersebut turut memberikan bantuan berupa alat berat, transportasi, serta material yang dibutuhkan dalam proses pembangunan jembatan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya karena kondisi medan pembangunan yang cukup sulit.



    Masyarakat Satboyak dan masyarakat Sikabaluan mengapresiasi keterlibatan CV Syampelo Kardenso yang dinilai tidak tinggal diam ketika masyarakat menghadapi persoalan akses transportasi.


    “Kami sangat berterima kasih kepada CV Syampelo Kardenso yang sudah membantu masyarakat, baik melalui alat berat, transportasi maupun material untuk pembangunan jembatan ini. Kehadiran perusahaan sangat membantu masyarakat,” ungkap perwakilan masyarakat.


    Warga berharap proses pembangunan jembatan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga akses penghubung antardesa kembali normal dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari serta meningkatkan perekonomian.


    Masyarakat juga berharap setelah selesai dibangun, jembatan tersebut dapat dijaga dan digunakan dengan sebaik-baiknya agar mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat Satboyak maupun masyarakat Muara Sikabaluan.


    Tak hanya itu, warga berharap keberadaan perusahaan-perusahaan yang beraktivitas di Kecamatan Siberut Utara dapat terus membangun sinergi dengan masyarakat dan pemerintah setempat.


    Menurut warga, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan dunia usaha sangat dibutuhkan, terutama ketika terjadi persoalan yang membutuhkan dukungan alat berat, transportasi maupun penanganan di lokasi dengan medan ekstrem.


    “Atas nama masyarakat Desa Satboyak, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mentawai, Camat Sikabaluan, dan khususnya kepada perusahaan B. Pangaribuan. Dengan adanya dukungan perusahaan, masyarakat sangat terbantu. Jembatan penghubung antardesa dan kecamatan kini sudah bisa dilalui kembali. Ini sangat penting demi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar warga.


    Masyarakat berharap pembangunan jembatan tersebut tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan dalam membangun infrastruktur serta meningkatkan perekonomian di Kecamatan Siberut Utara.


    Warga pun mengingatkan pentingnya menjaga kapasitas dan penggunaan jembatan sesuai ketentuan setelah pembangunan selesai, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan akses vital masyarakat tetap aman digunakan..(Muslim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini