Padang pariama, fakta hukum nasional— Sebanyak 389 jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Padang resmi diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Minangkabau, Jumat (24/4/2026) dini hari.
Penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3501 tersebut lepas landas pada pukul 01.05 WIB dengan tujuan Madinah.General Ma
nager Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan proses keberangkatan kloter pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Sebanyak 389 jamaah haji kloter pertama asal Kota Padang telah diberangkatkan ke Madinah pada pukul 01.05 WIB menggunakan Garuda Indonesia,” ujar Dony dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, pada hari pertama operasional angkutan haji 2026, hanya satu kloter yang diberangkatkan dan seluruh jamaah berasal dari Kota Padang.
Total 5.326 Jamaah dalam 14 Kloter
Pada musim haji 2026, Bandara Internasional Minangkabau melayani keberangkatan sebanyak 5.326 jamaah haji yang terbagi dalam 14 kloter.
Jumlah tersebut terdiri dari 3.972 jamaah asal Sumatera Barat dan 1.354 jamaah asal Bengkulu.
Adapun jadwal keberangkatan berlangsung mulai 24 April hingga 9 Mei 2026, dengan komposisi kloter yang sebagian besar berasal dari Sumatera Barat, sementara beberapa kloter awal diisi jamaah asal Bengkulu.
Persiapan Operasional dan Dukungan Lintas Instansi
Dony menegaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran angkutan haji, baik dari sisi operasional maupun fasilitas pendukung.
Koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Kementerian Agama, TNI/Polri, Perum LPPNPI, Imigrasi, Bea dan Cukai, serta Balai Kekarantinaan Kesehatan.
“Kami memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, personel, hingga pengaturan slot parkir pesawat agar seluruh proses berjalan lancar,” katanya.
Dukungan Keamanan dan Fasilitas
Untuk menunjang keamanan dan kelancaran keberangkatan jamaah, bandara mengerahkan 41 personel dari berbagai unit, termasuk Aviation Security, Airside Operation, hingga Rescue and Fire Fighting Service.
Selain itu, sejumlah peralatan keamanan juga disiapkan, seperti dua unit mesin X-ray, tiga unit hand held metal detector (HHMD), dan tiga unit walkthrough metal detector (WTMD).
Seluruh fasilitas tersebut digunakan untuk pemeriksaan jamaah dan barang bawaan di Asrama Haji Embarkasi Padang.
Komitmen Pelayanan
Dony menambahkan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh jamaah, baik saat keberangkatan maupun kepulangan.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan selamat,” tutupnya.(rel)


