-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    “Puskesmas Jadi Ancaman, Bukan Harapan: Alarm Keras untuk Pemda Mentawai”

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Senin, 13 April 2026, April 13, 2026 WIB Last Updated 2026-04-13T04:51:21Z
    banner 719x885


    Padang Fakta Hukum Nasional _ Kondisi memprihatinkan terjadi di Puskesmas Muara Siberut, Desa Muntei, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat itu kini justru berada di ambang kehancuran.


    Roni, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Relawan Prabowo Indonesia Kuat (REPRO) Sumatera Barat, menyoroti keras kinerja Dinas Kesehatan setempat. Ia menilai pembiaran terhadap kerusakan fasilitas vital ini sebagai bentuk kelalaian serius yang tidak bisa ditoleransi.



    “Ini bukan sekadar bangunan rusak. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.


    Laporan di lapangan menunjukkan kerusakan parah: atap bocor, dinding retak, hingga beberapa ruangan yang sudah ambruk. Lebih ironis lagi, ruang rawat inap dan toilet tidak lagi dapat digunakan. Kondisi ini membuat puskesmas tak hanya gagal menjalankan fungsi, tetapi juga berpotensi membahayakan tenaga medis dan pasien.


    Situasi ini memunculkan pertanyaan besar:



    Ke mana anggaran pemeliharaan selama ini dialokasikan?


    Mengapa kerusakan dibiarkan hingga separah ini tanpa tindakan cepat?


    Haruskah menunggu korban jiwa terlebih dahulu baru ada respons?


    Sudah lebih tiga tahun kerusakan puskesmas kemana pemerintah.?


    Di wilayah terpencil seperti Kepulauan Mentawai, akses ke rumah sakit sangat terbatas. Puskesmas menjadi satu-satunya harapan masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan. Ketika fasilitas ini dibiarkan rusak, negara dinilai abai terhadap warganya.


    “Puskesmas adalah simbol kehadiran negara. Jika ini runtuh dan pemerintah diam, maka yang runtuh bukan hanya bangunan, tetapi juga kepercayaan rakyat,” lanjut Roni.


    Hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperbaiki kondisi tersebut. Tidak ada rencana jelas, tidak ada pernyataan tanggung jawab, dan tidak ada kepastian kapan perbaikan akan dilakukan.



    Publik pun berhak mempertanyakan: siapa yang bertanggung jawab atas potensi bahaya ini?


    Roni mendesak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat untuk segera turun tangan dan mengambil langkah cepat serta tegas dalam menangani kerusakan Puskesmas Muara Siberut.


    “Jangan tunggu jatuh korban. Ini darurat,” tutupnya...(Red/tim08)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini