Padang, fakta hukum nasional — Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat dipastikan tetap berlangsung pada 2-14 Oktober 2026. Kepastian itu disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Porprov XVI Sumbar yang digelar di UNP Hotel and Convention Center, Sabtu (9/5/2026).
Rakor dihadiri jajaran KONI Sumatera Barat, KONI kabupaten/kota se-Sumatera Barat, serta tim persiapan Porprov XVI Sumbar 2026.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengatakan seluruh peserta rapat telah menyepakati pelaksanaan Porprov tetap digelar sesuai jadwal yang ditetapkan.
“Seluruh peserta sepakat Porprov XVI Sumbar tetap digelar pada Oktober 2026. Ini menjadi komitmen bersama untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga prestasi di Sumatera Barat,” kata Hamdanus.Menurut dia, pelaksanaan Porprov sangat dinantikan insan olahraga Sumbar setelah vakum selama delapan tahun.
“Porprov ini sudah lama diidam-idamkan karena sempat vakum delapan tahun. Kondisi itu tentu berdampak terhadap pembinaan atlet dan prestasi Sumbar di sejumlah event nasional,” ujarnya.
Ia menilai Porprov menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali pembinaan atlet di daerah sekaligus menjaring bibit potensial menuju ajang nasional.
Dalam rakor tersebut, juga ditetapkan sejumlah kabupaten dan kota sebagai calon tuan rumah cabang olahraga (cabor).
Dari 12 daerah yang sebelumnya mengajukan diri, hanya delapan daerah yang dinyatakan memenuhi syarat utama karena telah menyerahkan surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah beserta dukungan pembiayaan dan fasilitas pendukung yang ditandatangani kepala daerah masing-masing.
Kota Pariaman akan menjadi tuan rumah soft tennis, sepatu roda, dan teqball. Sementara Kota Solok dipercaya menggelar hapkido, taekwondo, aerosport, angkat berat, dan angkat besi.
Adapun Kabupaten Kepulauan Mentawai ditunjuk sebagai tuan rumah selancar ombak, kabaddi, dan mixed martial arts (MMA). Kabupaten Tanah Datar akan menggelar tinju dan bola voli, sedangkan Kabupaten Solok menjadi tuan rumah kick boxing dan karate.
Kemudian Kabupaten Lima Puluh Kota ditetapkan untuk cabang menembak dan pencak silat. Kabupaten Pasaman Barat akan menggelar arung jeram dan grasstrack, sedangkan Kabupaten Pesisir Selatan menjadi tuan rumah catur dan sepak takraw.
Sementara itu, empat daerah lainnya, yakni Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Padang Pariaman masih diberi kesempatan melengkapi persyaratan administrasi.
Mereka diminta menyerahkan surat pernyataan kesediaan menjadi tuan rumah beserta dukungan pembiayaan dan fasilitas pendukung paling lambat 19 Mei 2026 pukul 17.00 WIB.
Sekretaris KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, menegaskan batas waktu tersebut bersifat final.
“Jika sampai batas waktu yang ditentukan persyaratan belum diserahkan, maka otomatis dinyatakan batal sebagai calon tuan rumah,” kata Anandya.
Sementara itu, Ketua Panitia Persiapan Porprov XVI Sumbar 2026, Dr. Sepri, mengatakan konsep penyelenggaraan tahun ini mengusung tuan rumah bersama.
“Porprov kali ini dirancang dengan semangat kolaborasi antardaerah. Kami ingin dampak ekonomi dan atmosfer olahraga bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai kabupaten dan kota,” ujar Sepri.
Rakor juga menyepakati pembagian tanggung jawab pelaksanaan antara KONI Sumbar, pengurus provinsi cabang olahraga, dan pemerintah daerah tuan rumah.
KONI Sumbar bertanggung jawab terhadap penyediaan kartu identitas, medali, sertifikat, atribut Porprov, hingga publikasi kegiatan. Sementara kebutuhan teknis pertandingan menjadi tanggung jawab masing-masing cabang olahraga melalui dukungan dana bantuan KONI Sumbar.
Adapun pemerintah daerah tuan rumah bertanggung jawab terhadap penginapan panitia dan wasit, jamuan tamu, layanan kesehatan, keamanan, hingga kebersihan arena pertandingan.
Bendahara KONI Sumatera Barat, Halim Fitra Setiawan, memastikan kesiapan anggaran penyelenggaraan akan dilakukan secara bertahap dan terukur.
“Kami memastikan seluruh kebutuhan dasar penyelenggaraan menjadi prioritas. Prinsipnya, pelaksanaan Porprov harus berjalan efektif, efisien, dan tetap menjaga kualitas pertandingan,” ujar Halim.(rel)


