-->
  • Jelajahi

    Copyright © Fakta Hukum
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kalapas Ronaldo Devinci Talesa: Ijazah Paket A, B, dan C Akan Jadi Bekal Warga Binaan Menata Masa Depan

    Redaksi Fakta Hukum Nasional
    Sabtu, 20 Juni 2026, Juni 20, 2026 WIB Last Updated 2026-06-20T08:33:49Z
    banner 719x885


    PADANG Fakta Hukum Nasional _ Kepala Ronaldo Devinci Talesa menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena seseorang sedang menjalani masa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah konkret Lapas Kelas IIA Padang yang tengah mematangkan program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan.


    Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi antara Lapas Kelas IIA Padang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Kamis (18/6/2026).


    Kalapas Ronaldo Devinci Talesa mengatakan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan karena dapat menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.


    "Kami ingin memastikan bahwa warga binaan yang pernah putus sekolah tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C, kami berharap mereka dapat memperoleh ijazah dan bekal yang bermanfaat untuk masa depan setelah selesai menjalani masa pembinaan," tegas Ronaldo Devinci Talesa.


    Dalam pertemuan tersebut, jajaran Lapas Kelas IIA Padang diterima langsung oleh Kepala Disdikbud Kota Padang, Yopi Krislova, beserta jajaran. Kedua instansi membahas berbagai langkah strategis mulai dari pendataan peserta, mekanisme pelaksanaan pembelajaran, hingga dukungan teknis yang diperlukan agar program pendidikan kesetaraan dapat berjalan optimal di lingkungan lapas.


    Menurut Ronaldo Devinci Talesa, pembinaan tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan dan keterampilan kerja, tetapi juga harus membuka akses pendidikan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan.


    "Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Ketika warga binaan kembali ke masyarakat, mereka membutuhkan bekal pengetahuan dan kompetensi untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, kami berupaya menghadirkan akses pendidikan yang setara bagi mereka," ujarnya.


    Program Paket A, Paket B, dan Paket C sendiri merupakan jalur pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh ijazah setara SD, SMP, dan SMA. Program ini dinilai sangat relevan bagi warga binaan yang sebelumnya tidak sempat menyelesaikan pendidikan formal.


    Sinergi yang dibangun antara Lapas Kelas IIA Padang dan Disdikbud Kota Padang menjadi langkah awal dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan semakin banyak warga binaan yang dapat melanjutkan pendidikan dan memiliki peluang lebih besar untuk menjalani kehidupan yang produktif setelah bebas.


    Bagi Lapas Kelas IIA Padang, pendidikan bukan sekadar proses belajar mengajar, melainkan bagian dari upaya membangun kembali harapan dan masa depan warga binaan. Dengan hadirnya program pendidikan kesetaraan ini, kesempatan kedua untuk meraih cita-cita diharapkan benar-benar terbuka bagi mereka yang ingin berubah dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik..(RB/Red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini