PADANG Fakta Hukum Nasional _ Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS-V) Padang, Naryo Widodo, ST., MT., resmi mengakhiri masa tugasnya di Sumatera Barat setelah mendapat amanah baru dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk memimpin Balai Wilayah Sungai (BWS) Sorong, Papua Barat.
Dalam suasana hangat dan penuh keakraban di Kantor BWSS-V Padang, Kamis malam (4/6/2026), Naryo menyampaikan kesan mendalam selama hampir dua tahun menjalankan tugas di Ranah Minang.
"Beda daerah, beda juga suasananya. Tapi di Sumbar semuanya baik. Saya merasa diterima dengan baik oleh semua pihak," ujar Naryo Widodo.
Pernyataan tersebut menjadi refleksi hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara BWSS-V Padang dengan pemerintah daerah, insan pers, akademisi, masyarakat, dan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sektor sumber daya air.
Selama memimpin BWSS-V Padang, Naryo Widodo mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat di bidang sumber daya air dan pengairan yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, pengendalian banjir, rehabilitasi jaringan irigasi, serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan di Sumatera Barat.
Meski berpindah tugas, Naryo berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan demi keberhasilan program pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Saya berharap rekan-rekan wartawan dan LSM tetap memberikan dukungan kepada BWSS-V Padang. Kritik, saran, dan masukan yang membangun sangat dibutuhkan agar program-program pemerintah bisa berjalan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," katanya.
Kementerian Pekerjaan Umum selanjutnya menunjuk Resky Wahyudi, ST., MT., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWSS-V Padang untuk melanjutkan berbagai program strategis pemerintah di Sumatera Barat.
Naryo optimistis proses estafet kepemimpinan akan berjalan baik dan seluruh program yang telah dirintis dapat terus berlanjut.
"Saya yakin dengan kebersamaan, BWSS-V Padang akan terus maju dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," tegasnya.
Perpindahan tugas ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan program pembangunan sumber daya air nasional di berbagai daerah. Sementara bagi Sumatera Barat, sosok Naryo Widodo akan dikenang sebagai pemimpin yang mengedepankan pendekatan humanis, terbuka terhadap masukan, dan aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan infrastruktur pengairan...(Tim08/Red)


